Rabu, 16 Desember 2020

 

1. Didalam keamanan computer, apa yang perlu diamankan dan diamankan dari apa?

2. Bagaimana solusi mengatasi ancaman dari kategori ancaman yang ada?

3. Jelaskan secara singkat metode-metode keamanan komputer yang ada saat ini?

4. Sebutkan dan jelaskan secara singkat macam-macam virus yang ada sampai saat ini?

5. Mengapa diperlukannya cryptography dalam keamanan komputer?

6. Apa yang dimaksud dengan error detection? Mengapa perlu melakukan error detection?

7. Dengan cara apa melakukan error detection itu?

8. Ilustrasikan bagaimana cara kerja metode Huffman dalam melakukan compression?

9. Ilustrasikan bagaimana cara kerja metode Lossy dan Lossless dalam melakukan

compression?

10. Ilustrasikan bagaimana cara kerja metode Run-Length Encoding Type 1 dan Type 2 dalam melakukan compression?

 

Jawaban

        1. semua perangkat computer harus kita amankan terhindar dari ancaman pihak yg tidak bertanggung jawab

 Diamankan dari :

a)       Kehilangan data / data loss

Masalah data loss dapat disebabkan oleh:

·         Bencana

·         Kesalahan perangkat lunak dan perangkat keras

·         Kesalahan manusia / human error

b)      Penyusup / intruder

c)       Interupsi / nterruption

d)      Intersepsi / interception

 

2.  cara mengatasi ancaman komputer

a.       Gunakan antivirus dan antispam.

b.       Update patch OS Anda bila tersedia

c.       Gunakan Firewall

d.       Jangan login akun penting dari wifi umum. ...

e.       Gunakan kombinasi password yang rumit. ...

f.        Menggunakan ACL (Access Control List) ...

g.       Lakukan back up secara rutin. ...

h.       Upgrade sistem operasi.

3.   metode pengamanan

·         Keamanan Level 0, merupakan keamanan fisik (Physical Security) atau keamanan tingkat awal. Apabila   keamanan fisik sudah terjaga maka keamanan di dalam computer juga akan terjaga.

·         Keamanan Level 1, terdiri dari database security, data security, dan device security. Pertama dari pembuatan database dilihat apakah menggunakan aplikasi yang sudah diakui keamanannya.

·         Keamanan Level 2, yaitu keamanan dari segi keamanan jaringan. Keamanan ini sebagai tindak lanjut dari keamanan level 1.

·         Keamanan Level 3, merupakan information security. Informasi – informasi seperti kata sandi yang dikirimkan kepada teman atau file – file yang penting, karena takut ada orang yang tidak sah mengetahui informasi tersebut.

·         Keamanan Level 4, keamanan ini adalah keseluruhan dari keamanan level 1 sampai level 3. Apabila ada satu dari keamanan itu tidak terpenuhi maka keamanan level 4 juga tidak terpenuhi.

4.   macam virus saat ini

·         Worm

Worm merupakan virus komputer yang tidak terlalu berbahaya. Namun apabila dibiarkan terus menerus, maka virus ini dapat membuat penyimpanan komputer penuh dengan cepat dan membuat sistem komputer menjadi rapuh.

·         Trojan

Jenis virus komputer ini dibuat dengan kemampuan mengontrol, mengendalikan data atau bahkan mencuri data yang ada pada komputer. Sama halnya dengan virus Worm, virus Trojan ini biasa muncul melalui jaringan internet dan juga email yang diterima oleh pengguna serta data pribadi yang tidak di-password.

·         Backdoor

Backdoor merupakan jenis virus komputer yang hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja misalnya game.

5.      a. Menjaga kerahasiaan/privacy/confidentiality informasi terhadap akses pihak-pihak yang tidak memiliki  kewenangan terhadap informasi tersebut.

b. Menjaga keutuhan informasi (integrity) sehingga informasi yang ditransmisikan tidak mengalami perubahan baik oleh pihak yang tidak berhak ataupun sesuatu hal lain (misalnya transmisi yang buruk).

c. Memastikan identitas (otentikasi) baik orang, mesin, program ataupun kartu bahwa memang pihak yang benar-benar berhak/asli/yang dimaksud. Otentikasi dapat juga digunakan untuk menyamarkan identitas (anonimity) terhadap yang tidak berhak.

6.      Error detection adalah suatu kegiatan untuk memastikam bahwa data yang diterima sama dengan data yang dikirim

 

7.      dengan metode  Checksum

Cara Kerja untuk metode ini dengan menjumlahkan (ones complement) semua data yang ditransmisikan dan mengirim hasil penjumlahan ke penerima. Hasil penjumlahan disebut checksum, penerima harus menjumlahkan data yang diterima juga menggunakan ones complement, yang nantinya akan dicocokkan dengan checksum. Jika hasilnya tidak sama, maka terjadi error pada data.

8.      cara kerja metode Huffman

a.       Menghitung banyaknya jenis karakter dan jumlah dari masing-masing karakter yang terdapat dalam sebuah file.

b.       Menyusun setiap jenis karakter  dengan urutan jenis karakter yang jumlahnya paling sedikit ke yang jumlahnya paling banyak.

c.       Membuat pohon biner berdasarkan urutan karakter dari yang jumlahnya terkecil ke yang terbesar, dan memberi kode untuk tiap karakter.

d.       Mengganti data yang ada dengan kode bit berdasarkan pohon biner.

e.       Menyimpan jumlah bit untuk kode bit yang terbesar, jenis karakter yang diurutkan dari frekuensi keluarnya terbesar ke terkecil beserta data yang sudah berubah menjadi kode bit sebagai data hasil kompresi. Contoh teknik kompresi dengan menggunakan metode Huffman pada file teks. Misalkan sebuah file teks yang isinya “AAAABBBCCCCCD”. File ini memiliki ukuran 13 byte atau satu karakter sama dengan 1 byte.

9.      metode lossless

pada citra atau gambar dimana metode ini akan menghasilkan hasil yang tepat sama dengan citra semula, pixel per pixel sehingga tidak ada informasi yang hilang akibat kompresi. Namun ratio kompresi (Rasio kompresi yaitu, ukuran file yang dikompresi dibanding yang tak terkompresi dari file) dengan metode ini sangat rendah. Metode ini cocok untuk kompresi citra yang mengandung informasi penting yang tidak boleh rusak akibat kompresi, misalnya gambar hasil diagnosa medis

metode lossy

terdapat image asli berukuran 12,249 bytes, kemudian dilakukan kompresi dengan JPEG kualitas 30 dan berukuran 1,869 bytes berarti image tersebut 85% lebih kecil dan ratio kompresi 15%. Contoh metode lossy adalah metode CS&Q (coarser sampling and/or quantization), JPEG, dan MPEG.

10.    Misalnya, pertimbangkan layar yang berisi teks hitam biasa dengan latar belakang putih solid. Akan ada banyak piksel putih yang berjalan panjang di ruang kosong, dan banyak piksel hitam yang pendek di dalam teks. Garis pemindaian hipotetis , dengan B mewakili piksel hitam dan W mewakili putih, mungkin terbaca sebagai berikut:

WWWWWWWWWWWWBWWWWWWWWWWWWBBBWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWBWWWWWWWWWWWWWW

Dengan algoritme kompresi data run-length encoding (RLE) yang diterapkan pada garis pemindaian hipotetis di atas, algoritme tersebut dapat dirender sebagai berikut:

 12W1B12W3B24W1B14W