1. Didalam keamanan computer, apa
yang perlu diamankan dan diamankan dari apa?
2. Bagaimana solusi mengatasi ancaman
dari kategori ancaman yang ada?
3. Jelaskan secara singkat
metode-metode keamanan komputer yang ada saat ini?
4. Sebutkan dan jelaskan secara
singkat macam-macam virus yang ada sampai saat ini?
5. Mengapa diperlukannya cryptography
dalam keamanan komputer?
6. Apa yang dimaksud dengan error
detection? Mengapa perlu melakukan error detection?
7. Dengan cara apa melakukan error
detection itu?
8. Ilustrasikan bagaimana cara kerja
metode Huffman dalam melakukan compression?
9. Ilustrasikan bagaimana cara kerja
metode Lossy dan Lossless dalam melakukan
compression?
10. Ilustrasikan bagaimana cara kerja
metode Run-Length Encoding Type 1 dan Type 2 dalam melakukan compression?
Jawaban
1. semua
perangkat computer harus kita amankan terhindar dari ancaman pihak yg tidak
bertanggung jawab
Diamankan dari :
a)
Kehilangan data / data loss
Masalah data loss dapat disebabkan
oleh:
·
Bencana
·
Kesalahan perangkat lunak dan
perangkat keras
·
Kesalahan manusia / human error
b)
Penyusup / intruder
c)
Interupsi / nterruption
d)
Intersepsi / interception
2. cara mengatasi ancaman komputer
a.
Gunakan antivirus dan antispam.
b.
Update patch OS Anda bila
tersedia
c.
Gunakan Firewall
d.
Jangan login akun penting dari
wifi umum. ...
e.
Gunakan kombinasi password yang
rumit. ...
f.
Menggunakan ACL (Access Control
List) ...
g.
Lakukan back up secara rutin.
...
h.
Upgrade sistem operasi.
3. metode
pengamanan
·
Keamanan Level 0, merupakan
keamanan fisik (Physical Security) atau keamanan tingkat awal. Apabila keamanan fisik sudah terjaga maka keamanan di
dalam computer juga akan terjaga.
·
Keamanan Level 1, terdiri dari
database security, data security, dan device security. Pertama dari pembuatan
database dilihat apakah menggunakan aplikasi yang sudah diakui keamanannya.
·
Keamanan Level 2, yaitu
keamanan dari segi keamanan jaringan. Keamanan ini sebagai tindak lanjut dari
keamanan level 1.
·
Keamanan Level 3, merupakan
information security. Informasi – informasi seperti kata sandi yang dikirimkan
kepada teman atau file – file yang penting, karena takut ada orang yang tidak
sah mengetahui informasi tersebut.
·
Keamanan Level 4, keamanan ini
adalah keseluruhan dari keamanan level 1 sampai level 3. Apabila ada satu dari
keamanan itu tidak terpenuhi maka keamanan level 4 juga tidak terpenuhi.
4.
macam virus saat ini
·
Worm
Worm merupakan virus komputer yang
tidak terlalu berbahaya. Namun apabila dibiarkan terus menerus, maka virus ini
dapat membuat penyimpanan komputer penuh dengan cepat dan membuat sistem
komputer menjadi rapuh.
·
Trojan
Jenis
virus komputer ini dibuat dengan kemampuan mengontrol, mengendalikan data atau
bahkan mencuri data yang ada pada komputer. Sama halnya dengan virus Worm,
virus Trojan ini biasa muncul melalui jaringan internet dan juga email yang
diterima oleh pengguna serta data pribadi yang tidak di-password.
·
Backdoor
Backdoor
merupakan jenis virus komputer yang hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor
bisanya menyerupai file yang baik-baik saja misalnya game.
5. a. Menjaga
kerahasiaan/privacy/confidentiality informasi terhadap akses pihak-pihak yang
tidak memiliki kewenangan terhadap
informasi tersebut.
b. Menjaga keutuhan informasi
(integrity) sehingga informasi yang ditransmisikan tidak mengalami perubahan
baik oleh pihak yang tidak berhak ataupun sesuatu hal lain (misalnya transmisi
yang buruk).
c. Memastikan identitas (otentikasi)
baik orang, mesin, program ataupun kartu bahwa memang pihak yang benar-benar
berhak/asli/yang dimaksud. Otentikasi dapat juga digunakan untuk menyamarkan
identitas (anonimity) terhadap yang tidak berhak.
6. Error
detection adalah suatu kegiatan untuk memastikam bahwa data yang diterima sama
dengan data yang dikirim
7. dengan
metode Checksum
Cara Kerja untuk metode ini dengan
menjumlahkan (ones complement) semua data yang ditransmisikan dan mengirim
hasil penjumlahan ke penerima. Hasil penjumlahan disebut checksum, penerima
harus menjumlahkan data yang diterima juga menggunakan ones complement, yang
nantinya akan dicocokkan dengan checksum. Jika hasilnya tidak sama, maka
terjadi error pada data.
8. cara
kerja metode Huffman
a.
Menghitung banyaknya jenis
karakter dan jumlah dari masing-masing karakter yang terdapat dalam sebuah
file.
b.
Menyusun setiap jenis
karakter dengan urutan jenis karakter
yang jumlahnya paling sedikit ke yang jumlahnya paling banyak.
c.
Membuat pohon biner berdasarkan
urutan karakter dari yang jumlahnya terkecil ke yang terbesar, dan memberi kode
untuk tiap karakter.
d.
Mengganti data yang ada dengan
kode bit berdasarkan pohon biner.
e.
Menyimpan jumlah bit untuk kode
bit yang terbesar, jenis karakter yang diurutkan dari frekuensi keluarnya
terbesar ke terkecil beserta data yang sudah berubah menjadi kode bit sebagai
data hasil kompresi. Contoh teknik kompresi dengan menggunakan metode Huffman
pada file teks. Misalkan sebuah file teks yang isinya “AAAABBBCCCCCD”. File ini
memiliki ukuran 13 byte atau satu karakter sama dengan 1 byte.
9. metode
lossless
pada citra atau gambar dimana
metode ini akan menghasilkan hasil yang tepat sama dengan citra semula, pixel
per pixel sehingga tidak ada informasi yang hilang akibat kompresi. Namun ratio
kompresi (Rasio kompresi yaitu, ukuran file yang dikompresi dibanding yang tak
terkompresi dari file) dengan metode ini sangat rendah. Metode ini cocok untuk
kompresi citra yang mengandung informasi penting yang tidak boleh rusak akibat
kompresi, misalnya gambar hasil diagnosa medis
metode lossy
terdapat image asli berukuran
12,249 bytes, kemudian dilakukan kompresi dengan JPEG kualitas 30 dan berukuran
1,869 bytes berarti image tersebut 85% lebih kecil dan ratio kompresi 15%.
Contoh metode lossy adalah metode CS&Q (coarser sampling and/or quantization),
JPEG, dan MPEG.
10. Misalnya,
pertimbangkan layar yang berisi teks hitam biasa dengan latar belakang putih
solid. Akan ada banyak piksel putih yang berjalan panjang di ruang kosong, dan
banyak piksel hitam yang pendek di dalam teks. Garis pemindaian hipotetis ,
dengan B mewakili piksel hitam dan W mewakili putih, mungkin terbaca sebagai
berikut:
WWWWWWWWWWWWBWWWWWWWWWWWWBBBWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWWBWWWWWWWWWWWWWW
Dengan algoritme kompresi data
run-length encoding (RLE) yang diterapkan pada garis pemindaian hipotetis di
atas, algoritme tersebut dapat dirender sebagai berikut:
12W1B12W3B24W1B14W